Polsek Sawoo bersama unsur TNI, pemerintah desa, dan masyarakat melaksanakan kegiatan gotong royong pembuatan jembatan darurat di Desa Tempuran, Kecamatan Sawoo, Kamis (30/4/2026) pagi. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Sawoo AKP Tutut Ariyanto, S.H., sebagai bentuk kepedulian terhadap akses masyarakat yang sempat terputus akibat rusaknya jembatan penghubung antar dukuh.
Pembuatan jembatan darurat tersebut menghubungkan Dukuh Krajan dengan Dukuh Petung, khususnya lingkungan Beran dan Krengkang. Jembatan sementara ini dibangun menggunakan material bambu yang dirangkai dan diperkuat dengan kayu agar tetap kokoh serta dapat dilalui warga dengan aman. Pembangunan dilakukan secara swadaya melalui semangat gotong royong antara aparat dan masyarakat setempat.
Kapolsek Sawoo AKP Tutut Ariyanto, S.H. menyampaikan bahwa pembangunan jembatan darurat ini bertujuan untuk memulihkan konektivitas antar wilayah serta memperlancar mobilitas warga. Selain itu, jembatan ini sangat penting bagi para pelajar yang hendak menuju sekolah, mengingat jika harus memutar melalui jalan utama, jarak tempuh bisa mencapai sekitar 5 kilometer, sementara melalui jembatan tersebut hanya sekitar 1 kilometer.
Diketahui sebelumnya, jembatan penghubung tersebut putus akibat banjir yang terjadi pada Selasa malam, 14 April 2026, setelah hujan deras mengguyur wilayah Desa Tempuran. Kondisi tersebut menyebabkan pondasi jembatan tergerus hingga akhirnya roboh dan memutus akses antar dua dukuh. Dengan adanya pembangunan jembatan darurat ini, diharapkan aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan normal. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, lancar, dan kondusif.
0 Komentar